Asap Karhutla Lintas Negara, Presiden Prabowo Kumpulkan Menko Polkam hingga Kapolri di Istana
JAKARTA, wibta.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia mendapat perhatian ekstra serius dari Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara langsung mengumpulkan para petinggi keamanan ke Istana Kepresidenan. Â
Rapat koordinasi tingkat tinggi yang digelar pada Senin (12/10/2026) ini dihadiri secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto juga turut memenuhi panggilan tersebut. Â
Menurut Menko Polkam Dudung, pemanggilan jajaran petinggi secara langsung ini merupakan wujud nyata keseriusan Presiden dalam memitigasi darurat karhutla. Sementara itu, beberapa kementerian dan lembaga lain diminta mengikuti arahan melalui sambungan virtual. Â
Baca juga: Kabut Asap Karhutla Ganggu 18 Penerbangan di Palembang, Bagaimana Kondisi Terkini
"Betul Ini hari ini membahas tentang karhutla. Karena beliau sangat serius sekali tentang penanganan karhutla ini," ungkap Dudung saat ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan. Â
Dudung menambahkan bahwa instansi teknis seperti Kementerian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ikut memantau jalannya rapat via Zoom meeting. Rapat ini secara khusus menyoroti pembaruan data penanganan titik api di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Â
Presiden meminta laporan terperinci mengenai persentase keberhasilan pemadaman yang telah dieksekusi oleh tim gabungan di lapangan. Selain itu, langkah-langkah konkret lanjutan harus segera dirumuskan dengan skala prioritas yang jelas. Â
Pasalnya, kabut asap akibat karhutla ini tidak hanya menyesakkan dada warga di dalam negeri, tetapi sudah merambah menjadi isu krusial bagi negara-negara tetangga. Hal ini menuntut percepatan penanganan dari seluruh instansi terkait. Â
Baca juga: Kecewa Penanganan Karhutla, Warga Kalbar Gugat Presiden hingga Pemda, Sidang Perdana Ditunda
Dudung yang juga bertindak selaku ketua pengarah untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, mengakui beratnya medan operasi kali ini. Salah satu hambatan terbesar bagi tim di lapangan adalah memadamkan titik api di kawasan lahan gambut. Â
Karakteristik ekosistem lahan gambut memang dikenal sangat menyulitkan proses pemadaman karena api kerap bersembunyi di bawah permukaan tanah. Â
"Iya, memang dampaknya kan ke negara-negara tetangga, makanya beliau sangat concern sekali karena memang banyak lahan-lahan gambut ya yang sulit untuk dipadamkan," beber Dudung. Â
Meski dihadapkan pada kendala medan yang berat, pemerintah memastikan seluruh daya dan upaya terus dikerahkan demi menekan laju karhutla. Â
Evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran terkait. Harapannya, rentetan usaha keras tim gabungan di lapangan dapat segera menuntaskan bencana kabut asap tahunan ini. Â
***
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)