Kabut Asap Karhutla Picu Sekolah Tutup, PM Anwar Ibrahim Tawarkan Bantuan ke Indonesia
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan kesiapan membantu Indonesia menangani bencana karhutla menyusul pekatnya kabut asap yang memaksa penutupan sekolah di sejumlah wilayah Malaysia.
KUALA LUMPUR, wibta.com - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan kesiapan negaranya untuk menyalurkan bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada pemerintah Indonesia. Langkah ini diambil menyusul pekatnya kabut asap lintas batas yang mulai mengganggu kesehatan warga serta aktivitas harian di Malaysia. Â
Paparan asap kiriman tersebut bahkan telah memaksa penutupan sejumlah sekolah di beberapa negara bagian dan kawasan terdampak. Dalam potret udara yang dibagikan akun resmi @anwaribrahim_my pada Minggu, 18 Oktober 2026, tampak siluet Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur tertutup kabut tebal. Â
Meski polusi udara mulai berdampak pada warganya, Anwar tetap mengapresiasi kesungguhan pemerintah Indonesia dalam memadamkan titik api di lapangan. Ia mencatat puluhan ribu personel gabungan beserta berbagai aset udara telah dikerahkan oleh otoritas Indonesia guna membendung meluasnya kebakaran. Â
Baca juga: Asap Karhutla Lintas Negara, Presiden Prabowo Kumpulkan Menko Polkam hingga Kapolri di Istana
"Kita sedar bahawa usaha menangani bencana sedemikian bukan suatu tugas yang mudah, apatah lagi dengan keluasan kawasan terjejas dan tantangan cuaca yang tidak menentu," tulis Anwar sebagaimana dikutip dari unggahan akun @anwaribrahim_my pada Minggu, 18 Oktober 2026. Â
Pemimpin Malaysia tersebut memandang bahwa persoalan kabut asap lintas batas merupakan tantangan kawasan yang tidak bisa diselesaikan secara sepihak. Hubungan erat antarnegara tetangga menuntut adanya tekad serta tanggung jawab bersama dalam mengatasi krisis lingkungan tersebut. Â
Guna memperkuat langkah pencegahan ke depan, pemerintah Malaysia telah mengusulkan mekanisme kerja sama khusus di tingkat ASEAN. Inisiatif kolektif ini bertujuan menyelaraskan koordinasi, kesiapsiagaan, serta tindakan bersama dalam menanggulangi bencana asap lintas negara di kawasan Asia Tenggara. Â
"Malaysia kekal bersedia menghulurkan bantuan sepertimana yang telah ditawarkan sebelum ini. Semangat kejiranan yang sebenar menuntut kita untuk saling mendukung tatkala berdepan musibah, dengan aspek keselamatan dan kesejahteraan rakyat serantau sentiasa menjadi keutamaan," tegas Anwar. Â
Baca juga: Kabut Asap Karhutla Ganggu 18 Penerbangan di Palembang
Tawaran dukungan dari negeri jiran ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas batas saat menghadapi anomali cuaca dan kemarau ekstrem. Perlindungan keselamatan serta kesehatan masyarakat di kedua negara kini menjadi prioritas utama dalam upaya pemadaman api.***Â Â
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)