Ganjar Pranowo Usulkan 5 Langkah Tangani Karhutla, Minta Pejabat Berkantor di Lokasi
Ganjar Pranowo menyampaikan lima usulan strategis penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari penetapan status bencana nasional, pengalihan anggaran, hingga pengerahan pejabat ke lokasi terdampak.
JAKARTA, wibta.com - Ganjar Pranowo menyampaikan lima poin usulan strategis kepada pemerintah guna mempercepat penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah darurat tersebut diusulkan untuk mengatasi kepungan asap sekaligus melindungi masyarakat di wilayah terdampak. Â
Dikutip wibta.com dari utas unggahan akun @ganjar_pranowo, langkah pertama yang didorong adalah mengumumkan karhutla sebagai bencana nasional. Penetapan status tersebut dinilai penting agar diikuti dengan mobilisasi sumber daya secara maksimal. Â
Upaya mobilisasi ini mencakup pengerahan lebih banyak personel terlatih ke titik-titik pemadaman. Selain itu, peralatan transportasi darat, laut, dan udara diusulkan untuk dikonversi menjadi alat bantu pemadaman secara masif serta terkoordinasi dengan baik. Â
Baca juga: Kabut Asap Karhutla Picu Sekolah Tutup, PM Anwar Ibrahim Tawarkan Bantuan ke Indonesia
Pada poin ketiga, Ganjar mengusulkan kebijakan refocusing anggaran dengan mengalihkan sementara waktu dana dari program berbiaya besar untuk menangani bencana karhutla. Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk operasional pemadaman api semata, tetapi juga memulihkan ekonomi warga terdampak. Â
Bantuan ekonomi itu dapat disalurkan dalam bentuk bantuan sosial bagi warga, pedagang, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah juga didorong menanggung biaya pengobatan warga terdampak sekaligus mendistribusikan masker, tabung oksigen, dan kebutuhan pokok lainnya. Â
Di bidang pendidikan, Ganjar menyarankan agar aktivitas belajar siswa di sekolah diliburkan sementara apabila kabut asap masih mengepung wilayah tertentu. Kegiatan belajar mengajar dapat dialihkan melalui metode pembelajaran jarak jauh demi menjamin keselamatan serta kesehatan anak-anak. Â
Sementara pada poin kelima, ia mengusulkan agar seluruh pejabat terkait dikerahkan untuk berkantor langsung di wilayah yang dilanda karhutla. Kehadiran fisik para pengambil kebijakan di lokasi bencana diyakini mampu mempercepat proses penanganan darurat. Â
Baca juga: Kerahkan 60 Ribu Personel, Pemerintah Klaim Keberhasilan Pemadaman Karhutla Tembus 80 Persen
"Dengan merasakan sendiri sesaknya bernafas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan," tulis Ganjar melalui akun @ganjar_pranowo.***
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)