5 Fakta Gempa M 5,7 Guncang Selatan Jawa 11 Oktober 2026
SUKABUMI, wibta.com - Wilayah perairan selatan Pulau Jawa kembali diguncang gempa bumi pada hari Minggu (11/10/2026). Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki kekuatan magnitudo (M) 5,7.
Guna merangkum peristiwa alam ini, berikut adalah lima fakta gempa Sukabumi dan sekitarnya di perairan selatan Jawa berdasarkan data resmi yang dirilis oleh BMKG:
1. Terjadi pada Minggu Pagi Menjelang Siang
Berdasarkan data pencatatan waktu seismik BMKG, guncangan gempa bumi ini terjadi pada Minggu pagi menjelang siang, tepatnya pada pukul 10.30.20 WIB.
2. Memiliki Magnitudo 5,7
BMKG mencatat kekuatan gempa ini mencapai magnitudo 5,7. Magnitudo merupakan ukuran yang menggambarkan besarnya energi yang dilepaskan oleh gempa bumi berdasarkan analisis seismik para ahli.
Baca juga:Gempa M 5,7 Guncang Selatan Jawa, BMKG Pastikan Tak Berpotensi TsunamiÂ
3. Kedalaman 10 Kilometer
Gempa tersebut tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman menjadi salah satu parameter penting yang senantiasa digunakan untuk menganalisis karakteristik serta potensi dampak dari sebuah gempa bumi.
4. Episenter Berada di Perairan Selatan Jawa
Titik pusat gempa atau episenter tercatat berada pada koordinat 8,73 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,47 derajat Bujur Timur (BT). BMKG menyebut lokasi tersebut berada di perairan, sekitar 193 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pada halaman informasinya yang lain, BMKG juga menggunakan acuan lokasi yang berjarak sekitar 198 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Garut.
5. Tidak Berpotensi Tsunami
Meski pusat gempa berada di perairan laut, BMKG dengan tegas menyatakan bahwa gempa bermagnitudo 5,7 tersebut aman dan tidak berpotensi memicu datangnya gelombang tsunami.
Meski demikian, pihak BMKG tetap menyarankan agar masyarakat senantiasa memperhatikan informasi resmi dan mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan (aftershock).
Selain itu, informasi lebih lanjut mengenai dampak di daratan, wilayah mana saja yang merasakan guncangan, maupun kelaporan kerusakan bangunan perlu didasarkan pada laporan resmi yang telah diverifikasi oleh otoritas terkait.
***
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)