Kabut Asap Karhutla Ganggu 18 Penerbangan di Palembang, Bagaimana Kondisi Terkini

12 Oktober 2026 - 07:21
Diperbarui: 2 jam yang lalu
0 0
Kabut Asap Karhutla Ganggu 18 Penerbangan di Palembang, Bagaimana Kondisi Terkini

PALEMBANG, wibta.com - Bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan kembali membawa dampak buruk bagi sektor transportasi udara.

Aktivitas operasional pesawat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dilaporkan mengalami gangguan signifikan pada hari Minggu (11/10/2026).

Pekatnya kabut asap yang menyelimuti area landasan pacu membuat jarak pandang (visibility) menurun drastis hingga hanya menyentuh angka 600 meter saja.

Baca juga: Kecewa Penanganan Karhutla, Warga Kalbar Gugat Presiden hingga Pemda, Sidang Perdana Ditunda

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengonfirmasi bahwa kondisi cuaca ekstrem tersebut berdampak langsung pada 18 jadwal penerbangan.

"Jumlah itu terdiri dari sembilan penerbangan keberangkatan dan sembilan penerbangan kedatangan," jelas Ahmad Syaugi memberikan rincian data operasional.

Pada sektor keberangkatan domestik maupun internasional, terdapat sejumlah maskapai yang terpaksa menyesuaikan jadwal demi alasan keselamatan penumpang.

Beberapa di antaranya meliputi penerbangan maskapai Citilink tujuan Jakarta, AirAsia tujuan Kuala Lumpur, serta penerbangan Lion Air tujuan Surabaya.

Baca juga: Karhutla Ancam Orangutan Kalimantan: Novita Berjuang Pulih dari Luka Bakar, Sampurna Mati Sesak Napas

"Sejumlah penerbangan Garuda Indonesia, Batik Air, dan Pelita Air tujuan Jakarta juga masuk dalam daftar tersebut," tambahnya.

Sementara itu, pada sektor kedatangan menuju Palembang, kendala pendaratan serupa turut dialami oleh pesawat Citilink dari Jakarta, AirAsia dari Kuala Lumpur, dan beberapa maskapai komersial lainnya.

Kondisi jarak pandang di bawah standar minimum ini menjadi sorotan serius otoritas bandara, mengingat pesawat harus mematuhi regulasi ketat keselamatan sebelum mendarat atau mengudara.

Menilik tren data beberapa hari sebelumnya, gangguan akibat karhutla ini rupanya terus berulang dan semakin mengkhawatirkan. Pada Sabtu (10/10) lalu, jarak pandang bahkan sempat anjlok ke level 400 meter.

Untuk menjamin keselamatan, pihak otoritas bandara memastikan akan terus berkoordinasi secara intensif dengan lembaga terkait dan petugas navigasi udara.

"Pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang dan operasional penerbangan di tengah kabut asap yang menyelimuti Palembang," tegas Ahmad Syaugi.

Para calon penumpang yang memiliki tiket keberangkatan dari dan menuju Kota Palembang kini sangat diimbau untuk memantau pembaruan informasi dari pihak maskapai masing-masing.

***

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0

Komentar (0)

User