Kukuhkan 5 Profesor Lintas Disiplin Ilmu, UIN SMH Banten Kejar Target 60 Guru Besar

Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai bidang keilmuan strategis sekaligus menargetkan pencapaian 60 profesor dalam lima tahun ke depan.

16 Oktober 2026 - 15:53
0 1
Kukuhkan 5 Profesor Lintas Disiplin Ilmu, UIN SMH Banten Kejar Target 60 Guru Besar

SERANG, wibta.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kembali memperkuat kapasitas akademiknya melalui pengukuhan lima guru besar baru. Prosesi pengukuhan tersebut berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka di Kampus UIN SMH Banten, Kota Serang, Kamis (15/10/2026).

Kehadiran para pakar baru ini mempertegas posisi UIN SMH sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri terdepan di Provinsi Banten. Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menilai masyarakat lokal kini tidak perlu lagi mencari kampus berkualitas hingga ke luar daerah.

Menurut Dimyati, pesatnya pertumbuhan sumber daya manusia (SDM) bergelar profesor menjadi indikator nyata meningkatnya mutu pendidikan tinggi di Tanah Jawara. Hal ini sekaligus menjawab kebutuhan daerah akan pusat keunggulan akademik yang kompetitif di tingkat nasional.

Baca juga: Menag Resmi Lantik Prof Dr H Ahmad Dakhoir sebagai Rektor UIN Palangka Raya

"Baru saja dikukuhkan lima guru besar oleh Rektor. Ini tentu menambah deretan tenaga ahli yang ada di UIN Banten," ujar Wagub Dimyati usai menghadiri sidang senat terbuka.

Kelima guru besar yang resmi menyandang gelar akademik tertinggi tersebut berasal dari lintas disiplin ilmu strategis yang relevan dengan perkembangan zaman. Salah satunya adalah Prof. Dr. Wazin, M.Si., yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi dan Teknologi Keuangan.

Di rumpun ilmu kependidikan, UIN SMH Banten mengukuhkan Prof. Dr. Hj. Eneng Muslihah, Ph.D., dalam Bidang Kepemimpinan Pendidikan Islam. Selain itu, terdapat Prof. Dr. H. Nana Jumhana, M.Ag., yang merupakan pakar di Bidang Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab.

Penguatan keilmuan keislaman dan hukum publik turut dilengkapi oleh Prof. Dr. Badrudin, M.Ag., di Bidang Pendidikan Tasawuf. Sementara satu nama lainnya adalah Dekan Fakultas Syariah periode 2025–2029, Prof. Dr. Hj. Iin Ratna Sumirat, S.H., M.Hum., yang dikukuhkan dalam Bidang Ilmu Hukum Otonomi Daerah.

Kombinasi keahlian mulai dari teknologi finansial syariah hingga hukum otonomi daerah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran bagi kebijakan publik. Pemerintah Provinsi Banten menaruh harapan besar agar riset para profesor tersebut dapat diterapkan langsung untuk kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh, Wagub Dimyati menekankan pentingnya pengembangan pendidikan agama Islam yang membawa misi rahmatan lil 'alamin atau rahmat bagi semesta alam. Bertambahnya jumlah guru besar diyakini akan mendongkrak peringkat akreditasi institusi sekaligus memperkuat integritas akademik kampus.

"Semoga pencapaian ini mampu meningkatkan akreditasi dan integritas pendidikan di Banten. Ke depan, kualitas pendidikan kita diharapkan semakin adaptif, unggul, dan tangguh," terangnya.

Sejalan dengan harapan tersebut, Rektor UIN SMH Banten, Prof. Muhammad Ishom, terus memacu akselerasi jabatan fungsional dosen di lingkungan kampusnya. Dengan tambahan lima profesor baru ini, UIN SMH Banten tercatat telah memiliki total 32 guru besar aktif dari berbagai fakultas.

Baca juga: SMAN 1 Palangka Raya Senang Siswa Dapat Seragam Gratis dari Gubernur

Pihak rektorat berkomitmen menjaga tradisi akademik ini dengan melahirkan guru besar baru secara konsisten setiap tahunnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari peta jalan transformasi kelembagaan menuju kampus berdaya saing global.

"Target saya, dalam empat hingga lima tahun ke depan, UIN Banten harus memiliki 60 guru besar. Mudah-mudahan ikhtiar ini dapat terealisasi," ungkap Prof. Ishom.

Guna mencapai target hampir dua kali lipat tersebut, UIN SMH Banten terus memperluas dukungan publikasi ilmiah bereputasi internasional bagi para dosen bergelar Lektor Kepala. Pendampingan penulisan jurnal terindeks global serta kolaborasi riset lintas negara kini menjadi prioritas utama di tingkat fakultas.

Rasio guru besar yang memadai merupakan syarat mutlak bagi perguruan tinggi untuk meraih dan mempertahankan status akreditasi Unggul. Selain berdampak pada reputasi institusi, kehadiran puluhan profesor juga akan memperkuat kualitas bimbingan akademik bagi mahasiswa program sarjana hingga pascasarjana.

Baca juga: PCNU Tangsel Gelar Diskusi Strategis Pasca-Muskercab: Pendidikan NU Harus Naik Kelas!

Melalui sinergi antara civitas akademika dan pemerintah daerah, UIN SMH Banten optimistis dapat terus mencetak lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri maupun masyarakat. Kiprah para guru besar ini diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan indeks pembangunan manusia di Provinsi Banten.

***

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0

Komentar (0)

User