Ribuan Jemaah Padati Maulid Agung & Haul Syeikh Abdul Qodir Al Jilani di Ponpes Jam'iyyah Islamiyyah Tangsel

11 Oktober 2026 - 19:31
Diperbarui: 1 jam yang lalu
0 0
Ribuan Jemaah Padati Maulid Agung & Haul Syeikh Abdul Qodir Al Jilani di Ponpes Jam'iyyah Islamiyyah Tangsel

PONDOK AREN, wibta.com - Suasana khidmat nan religius menyelimuti kawasan Kampung Ceger, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Jumat malam (09/10/2026).

Ribuan jemaah yang mayoritas mengenakan pakaian berseragam putih tampak memadati seisi aula Pondok Pesantren Jam'iyyah Islamiyyah.  

​Kehadiran ribuan jemaah tersebut adalah untuk mengikuti perayaan Maulid Agung Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan sekaligus dengan Haul akbar Syeikh Abdul Qodir Al Jilani.

Baca juga:Di Antar Rombongan Ustad dan Ulama,Muaz Hawariy B.HSc Melaksanakan Ijab Kabul di Masjid Agung Kota Binjai 

Acara spiritual ini dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Qodiriyah yang hadir dari Sukabumi, yakni Abuya KH. Aan Zezen ZA.  

​Rangkaian acara diawali dengan dzikiran rutin manaqib. Lantunan kalimat tahlil Laa ilaaha illallah pun sontak menggema, memenuhi setiap sudut ruangan dan menyentuh relung hati para hadirin.

Para jemaah tampak larut dan 'fana' dalam kekhusyukan kalimat tahlil yang menjadi dzikir utama Thoriqoh Qodiriyah tersebut, sebelum akhirnya beranjak pada prosesi pembacaan kitab Maulid Nabi. 

Baca juga 

Sinergi Pemkot dan Kemenag Tangsel Perkuat KUA: Hibah Lahan hingga Sukses Tekan Angka Perceraian 

​Pimpinan Ponpes Jam'iyyah Islamiyyah, KH. Husnul Aqib, yang juga bertindak sebagai musnid dari Thoriqoh Qodiriyah di bawah pimpinan Abuya Aan Zezen, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan agenda rutin tahunan pesantren.  

​"Ini acara rutin saja, sebagai bentuk rasa cinta kita pada Nabi dan pendiri Thoriqoh Qodiriyah, Syeikh Abdul Qodir Al Jilani, Qs," ungkap sosok yang akrab disapa Abah Nunu tersebut.  

​Menariknya, Abah Nunu menjelaskan bahwa perayaan maulid di Ponpes Jam'iyyah Islamiyyah memiliki tradisi yang unik lantaran digelar berkali-kali dalam setahun.

"Kita biasanya memang tiga kali dalam setahun. Kemarin di awal bulan kita sudah maulid, sekarang maulid lagi dan nanti di tanggal 19 Oktober juga maulid lagi buat kaum ibu," rincinya.  

Baca juga:Menag Resmi Lantik Prof Dr H Ahmad Dakhoir sebagai Rektor UIN Palangka Raya 

​Dalam sambutannya, ia juga menyisipkan pesan mendalam bagi para santri dan wali santri tentang pentingnya keikhlasan dalam menuntut ilmu.

"Kalo sama guru ini kita harus ikhlas, jangan cengeng. Apa aja kita turuti agar ilmu yang kita dapat bisa berkah dan bermanfaat," tegasnya.  

​Bertindak sebagai penceramah utama dalam acara tersebut adalah KH. Auzai Mahfudz Asirun, Lc., MA. Selain itu, KH. Suhendra Al Fatah alias Abah Jek juga turut memberikan tausiyah yang menekankan urgensi adab di atas ilmu, sebagaimana ajaran Syeikh Abdul Qodir Al Jilani.

"Kita kadang suka lupa dan bangga dengan gelar yang kita miliki hingga kita lupa akan pentingnya adab dalam kehidupan kita," pesannya.  

​Turut hadir di tengah ribuan jemaah, perwakilan Wali Kota Tangerang Selatan, yakni Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Drs. Heli Slamet, M.Si., beserta puluhan ulama setempat.

Rangkaian acara Maulid Agung ini pun ditutup dengan pembacaan doa oleh KH. Husnul Aqib, diikuti dengan sesi ramah tamah dan makan bersama. 

***

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0

Komentar (0)

User