Gempa M 5,7 Guncang Selatan Jawa, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang perairan selatan Jawa pada Minggu (11/10/2026) pukul 10.30 WIB. BMKG melaporkan pusat gempa berada di 193 km barat daya Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 10 km, serta memastikan tidak ada potensi tsunami.

11 Oktober 2026 - 17:51
0 0
Gempa M 5,7 Guncang Selatan Jawa, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

SUKABUMI, wibta.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,7 mengguncang perairan selatan Pulau Jawa pada hari Minggu (11/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa guncangan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG, gempa tercatat terjadi tepat pada pukul 10.30.20 WIB. Titik episenter gempa berada pada koordinat 8,73 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,47 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman gempa yang tergolong dangkal, yakni 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Secara geografis, pusat gempa dilaporkan berada di laut, berjarak sekitar 193 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pada halaman informasinya yang lain, BMKG juga mencantumkan bahwa titik gempa tersebut berjarak sekitar 198 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Garut.

Baca juga:Gempa Bumi Terkini 6,1 M Guncang Indonesia, Terbesar dalam Sepekan 

Meski dipastikan aman dari ancaman tsunami, pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gempa bumi.

Masyarakat juga diminta untuk berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan (aftershock) yang lazim terjadi pasca-gempa utama.

Selain itu, guna menghindari kepanikan yang tidak perlu, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi atau isu yang beredar luas di media sosial tanpa sumber yang jelas. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal-kanal resmi milik pemerintah.

Sebagai catatan, informasi awal mengenai gempa bumi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data parameter gempa dapat berubah seiring dengan pemutakhiran analisis lebih lanjut yang dilakukan oleh tim ahli BMKG. Masyarakat dapat terus memantau perkembangan terkini melalui situs dan aplikasi resmi BMKG untuk mendapatkan informasi yang valid mengenai magnitudo, lokasi episenter, kedalaman, hingga potensi tsunami.

***

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0

Komentar (0)

User